PDI Perjuangan mengakui penurunan suara di kubu pertahanan


Jumlah suara yang dikumpulkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) selama pemilihan kepala daerah baru-baru ini lebih rendah dari jumlah yang diperoleh dalam pemilihan kepala daerah sebelumnya, seorang pejabat partai top mengatakan.

Wakil sekretaris jenderal PDI Perjuangan Bapak Utut Adianto mengatakan partai itu sedang mengevaluasi hasil pemilihan yang diadakan pada hari Rabu tanggal 27 Juni di beberapa daerah yang dikenal sebagai kubu PDI Perjuangan, termasuk di Jawa Tengah.

Di provinsi itu, pasangan calon gubernur PDI Perjaungan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin mengumpulkan 58,34 persen suara. Pada saat Pemilihan Umum Tahun 2014 yang lalu, kemudian calon Bapak Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Pak Presiden Jokowi, yang dinominasikan oleh PDI Perjuangan, memperoleh 66 persen suara.

“Tentu saja, kami akan membuat perhitungan di daerah-daerah di mana kami sebelumnya kuat, akan tetapi sekarang menderita penurunan suara yang signifikan,” kata Utut Adianto pada keterangan tertulis, Senin 2 Juli 2018.

Anggota parlemen mengatakan meskipun mengalami penurunan, pencapaian PDI Perjuangan dalam pemilihan regional 2018 masih dalam targetnya. Ketika ditanya tentang pertumbuhan suara oposisi selama pemilihan gubernur di Jawa Tengah dan Jawa Barat, Pak Utut Adianto menolak berkomentar dan mengatakan hasilnya belum dikonfirmasi.

Pak Utut Adianto mengatakan dia akan membutuhkan data yang komprehensif sebelum mengakui suara yang diperoleh oleh partai-partai oposisi di kedua provinsi yang telah meningkat.

Post a Comment for "PDI Perjuangan mengakui penurunan suara di kubu pertahanan"